Senin, 03 Juni 2013

Eksplorasi
Eksplorsi dapat diartikan sebagai penjelajahan atau pencarian,adalah tindakan mencari atau melakukan perjalanan dengan tujuan tertentu. Dalam perminyakan, eksplorasi minyak bumi adalah suatu kajian panjang yang melibatkan beberapa bidang kajian kebumian dan ilmu eksak. Riset ini dilakukan oleh para geologis yang bertanggung jawab dalam pencarian  hidrokarbon. Dalam ekplorasi dengan kajian geofisika menggunakan Metode khusus untuk mendapatkan data yang lebih akurat dan kemungkianan untuk di ekploitasi.
Tahapan  terbentuknya minyak dan gas bumi sebagai berikut,
1.      Batuan Sumber (Source Rock) Yaitu batuan yang menjadi bahan baku pembentukan hidrokarbon.
2.      Tekanan dan Temperatur Untuk mengubah fosil tersebut menjadi hidrokarbon, diperlukan tekanan dan temperatur yang tinggi.
3.      Migrasi Hidrokarbon berpindah tempat dimana hidrokarbon memiliki nilai ekonomis.
4.      Reservoar adalah batuan yang merupakan wadah bagi hidrokarbon untuk berkumpul dari proses migrasinya.
5.      Perangkap (Trap) Tujuannya agar hidrokarbon yang ada di reservoir terakumulasi di tempat itu saja.
Cadangan (Reserves)
Cadangan (reserves) adallah perkiraan volume minyak, kondensat, gas alam, natural gas liquids, dan substansi lain yang berkaitan yang secara komersil dapat diambil dari jumlah yang terakumulasi di reservoir dengan metode operasi yang ada dengan kondisi ekonomi dan atas dasar regulasi pemerintah saat itu. Perkiraan cadangan didasarkan atas interpretasi data geologi dan atau engineering yang tersedia pada saat itu.
Pemboran
Pemboran adalah usaha pengeboran minyak kedalam reservoir bawah tanah untuk memperoleh minyak atau gas bumi. Pemboran Pemboran adalah salah satu kegiatan penting dalam sebuah industri pertambangan. Kegiatan pemboran biasanya dilakukan sebelum diadakannya penambangan.
 Metode Pemboran
            Berdasarkan mekanisme pemboran, metode pemboran dapat dibagi menjadi empat yaitu:
1. Pemboran Tumbuk (Percussive Drilling)
2. Pemboran Putar (Rotary Drilling)
3. Bor Putar Hidraulik (Hidraulic Rotary)
4. Pemboran Tumbuk (Percussive Drilling)
Ada 4 tahap Pemboran yaitu :
1.  Pemboran eksplorasi: 
Pemboran yang di lakukan untuk membuktikan ada tidaknya hidrokarbon serta untuk mendapatkan data-data bawah permukaan sebanyak mungkin. Tujuan utama pemboran eksplorasi adalah mengambil dan merekam data geologi yang ditembus alat bor.
Tahap-tahap pemboran eksplorasi :
a.       Pembuatan Rencana Pemboran : Titik kordinat, elevasi, perkiraan lithologi dan tekanan formasi, program lumpur, konstruksi sumur, program coring,analisa cutting, logging dan testing.
b.      Persiapan pembooran : pembuatan jalan, jembatan, pemilihan menara bor dan peralatan yang sesuai, pemasangan alat pembantu ( jaringan komunikasi, air, listrik, dsb) perhitungan perkiraan biaya pemboran
c.       Pemboran eksplorasi ekaligus mengumpulkan data-data formasi melalui coring dan pemeriksaan cutting
2.  Pemboran deliniasi : 
Pemboran sumur-sumur yang bertujuan untuk mencari bata-batas penyebaran migas dan lapisan penghasilnya, menentukan batas-batas reservoir, bentuk struktur dan batas GOC dan WOC.
Langkah- langkah :
a.       Pemboran deliniasi biasanya 3 atau 4 buah sumur masing-masing disebelah utara.selatan. timur dan barat dari antiklinalnya.
b.      Analisa data ; perhitungan perkiraan besarnya cadangan dengan metoda volumetric.
c.       Prencanaan jumlah dan letak sumur pengembangan yang harus dib or untuk mengeksploitasi lapisan tersebut
3.  Pemboran pengembangan : 
Pemboran sumur yang akan di fungsikan sebagai sumur-sumur produksi,dengan tujuan untuk mempertajam hasil pemboran sebelumnya, Mengetahui rate produksi , Mengetahui kumulatif produksi, Test produksi dengan Drill steam Test (DST) dan survey lubang boor dengan logging.
Tahap-tahap pemboran pengembangan :
a.       Perencanaan dan persiapan pemboran
b.      Pemboran sumur- sumur pengembangan
c.       Penyelesaian sumur-sumur pengembangan
d.      Perencanaan dan persiapan pemasangan fasilitas produksi
e.       Kegiatan memproduksi dan Transportasi
4.  Pemboran sumur-sumur sisipan: 

Pemboran sumur yang di sisipkan di antara sumur-sumur yang ada, dengan tujuan untuk mengambil hidrokarbon yang tidak terambil pada area tersebut dari sumur-sumur yang sebelumnya telah ada. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar